Contoh Program Kondisi pada C++

Program 1

#include<iostream.h> #include adalah salah satu pengarah praprosesor yang tersedia pada C++. File-file yang berakhiran dengan .h disebut file header, yaitu file-file yang berisi berbagai deklarasi, seperti fungsi, variabel dan sebagainya. Baris #include <iostream.h> perlu disertakan pada program yang melibatkan obyek cout. Tanpa kehadiran baris tersebut akan terjadi kesalahan sewaktu program dikompilasi.

 #include<conio.h> merupakan library dari bahasa C++ dengan kegunaan untuk memasukkan fungsi clrscr, getch, dll.

void main() digunakan untuk menyatakan bahwa fungsi ini tidak memiliki nilai balik. Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi, yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. Pada fungsi void main() di atas, tidak ada argumen yang diberikan. Oleh karena itu tdak ada entri di dalam ().

int nilai; bahwa variabel nilai bertipe data integer.

clrscr(); berfungsi agar program membersihkan layar pada saat program di jalankan.

cout<<“Masukkan Nilai Anda : “;cin>>nilai; program akan menampilkan kalimat “ Masukkan Nilai Anda” dan bila diinputkan datanya maka nilai tersebut akan di simpan pada variabel nilai.

if(nilai>=60)

cout<<“Anda Lulus”;

else

cout<<“Anda Tidak Lulus!\n”;

getch(); digunakan untuk mengeksekusi blok instruksi dan statement yang telah ditetapkan sebelumnya.

Berikut adalah aoutput untuk program di atas :

Program 2

#include<iostream.h> #include adalah salah satu pengarah praprosesor yang tersedia pada C++. File-file yang berakhiran dengan .h disebut file header, yaitu file-file yang berisi berbagai deklarasi, seperti fungsi, variabel dan sebagainya. Baris #include <iostream.h> perlu disertakan pada program yang melibatkan obyek cout. Tanpa kehadiran baris tersebut akan terjadi kesalahan sewaktu program dikompilasi.

#include<conio.h> merupakan library dari bahasa C++ dengan kegunaan untuk memasukkan fungsi clrscr, getch, dll.

float gaji, pot, a, b, c, d, e; menunjukkan bahwa variabel gaji, pot, a, b, c, d, e bertipe data bilangan desimal.

void main() digunakan untuk menyatakan bahwa fungsi ini tidak memiliki nilai balik. Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi, yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. Pada fungsi void main() di atas, tidak ada argumen yang diberikan. Oleh karena itu tdak ada entri di dalam ().

clrscr(); berfungsi agar program membersihkan layar pada saat program di jalankan.

cout<<“Masukkan Gaji Anda : “;cin>>gaji; program akan menampilkan kalimat “ Masukkan Gaji Anda” dan bila diinputkan datanya maka nilai tersebut akan di simpan pada variabel gaji.

a=20;b=15;c=10;d=5;e=100; ditetapkan pada program tersebut nilai konstanta dari variabel a = 20, variabel b = 15, variabel c = 10, variabel d = , dan variabel e = 100.

if(gaji>=500000)

cout<<“\nPotongan 20% jika gaji >= 500000”;

pot=gaji-gaji*(a/e);

cout<<“\nGaji Sesudah dipotong : “<<pot;

suatu kondisi dimana bila nilai gaji lebih besar sama dengan 500000, maka program akan mencetak “Potongan 20% jika gaji >= 500000” lalu program akan mengeksekusi rumus pot=gaji-gaji*(a/e) dan program akan mencetak “Gaji Sesudah dipotong : “ dan diikuti dengan hasil dari rumus pot yang dilakukan.

else if(gaji>=400000)

cout<<“\nPotongan 15% jika gaji 400000 – 499000”;

pot=gaji-gaji*(b/e);

cout<<“\nGaji Sesudah dipotong : “<<pot;

suatu kondisi dimana bila nilai gaji lebih besar sama dengan 400000, maka program akan mencetak “Potongan 15% jika gaji 400000 – 499000” lalu program akan mengeksekusi rumus pot=gaji-gaji*(b/e) dan program akan mencetak “Gaji Sesudah dipotong : “ dan diikuti dengan hasil dari rumus pot yang dilakukan.

else if(gaji>=200000)

cout<<“\nPotongan 10% jika gaji 200000 – 399999”;

pot=gaji-gaji*(c/e);

cout<<“\nGaji Sesudah dipotong : “<<pot;

suatu kondisi dimana bila nilai gaji lebih besar sama dengan 200000, maka program akan mencetak “Potongan 10% jika gaji 200000 – 399000” lalu program akan mengeksekusi rumus pot=gaji-gaji*(c/e) dan program akan mencetak “Gaji Sesudah dipotong : “ dan diikuti dengan hasil dari rumus pot yang dilakukan.

else if(gaji>=100000)

cout<<“\nPotongan 5% jika gaji 100000 – 199999”;

pot=gaji-gaji*(d/e);

cout<<“\nGaji Sesudah dipotong : “<<pot;

suatu kondisi dimana bila nilai gaji lebih besar sama dengan 100000, maka program akan mencetak “Potongan 5% jika gaji 100000 – 199000” lalu program akan mengeksekusi rumus pot=gaji-gaji*(d/e) dan program akan mencetak “Gaji Sesudah dipotong : “ dan diikuti dengan hasil dari rumus pot yang dilakukan.

else

cout<<“\nGaji Anda Kecil “<<gaji; Bila nilai gaji yang diinputkan kurang dari 100000 maka program akan mencetak “Gaji Anda Kecil” dan nilai dari variabel gaji yang diinputkan.

getch(); digunakan untuk mengeksekusi blok instruksi dan statement yang telah ditetapkan sebelumnya.

Berikut adalah aoutput untuk program di atas :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s